MERAH PUTIH

Kamis, 18 Oktober 2018

Mengukir Kenangan di Wisata Alam Seroja Wonosobo - Wisata, kata pertama yang membuat ada perasaan bersalah ketika menulis beberapa artikel Wisata Semarang, Wisata Bali, Wisata Jogja, Wisata Lembang atau Wisata Filipina yang semua itu masih jadi impian hehehe.. Ya bagaimana aku bisa menulis semua tempat wisata itu bila tempat wisata lokal yang selama ini aku banggakan  seperti Wisata Alam Seroja di sekitar Telaga Menjer Wonosobo tidak aku tulis.


Mengukir Kenangan di Wisata Alam Seroja Wonosobo

Wisata Wonosobo berkembang pesat beberapa tahun terakhir, diawali dengan "boomingnya"  Wisata Dieng, khususnya Sunrise Bukit Sikunir yang begitu fenomenal mengimbangi wisata Bali dan wisata Jogja yang banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan. Semangat mengembangkan Wisata di Wonosobopun akhirnya berkobar hingga pelosok desa, sama halnya dengan Desa Tlogo, Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo yang sangat antusias untuk mengembangkan kegiatan wisata.

Rencanapun disusun, terinspirasi oleh Wisata Lembang dan Wisata Bali  yang menjual keindahan alam dan sosial budaya  masyarakatnya akhirnya Wisata Alam Seroja  dibangun. Para pemuda, tokoh masyarakat, perangkat desa dan masyarakat setempat bahu membahu mendukung terwujudnya rencana besar tersebut. ah ya, waktu itu aku tanpa sengaja terlibat di beberapa kegiatan diawal perencanaan saat menyertai kegiatan Kodim 0707 untuk kutulis di tabloid lokal Wonosobo, hingga akhirnya aku mempunyai janji untuk membantu publikasi tempat wisata baru ini.

Warga Bergotong Royong Membangun Akses Jalan Wisata

Letak tempat  Wisata Alam Seroja berada jauh diatas kaki Gunung Seroja, berada ditengah tegalan milik warga sekitar dan tanah milik Perhutani Kedu Utara, tepatnya utara Telaga Menjer, dengan pemandangan alamnya yang sangat bagus tak kalah dengan Bedugul (Wisata Bali),  hamparan pertanian serta kebun teh seperti Wisata Lembang atau kebun sayur mayur yang eksotis seperti Wisata malang. Potensi ini membuat semangat masyarakat untuk mengembangkan tempat wisata sangat,  sampai warga masyarakat iklas bergantian membuat kelompok  gotong royong membangun akses jalan.

wisata alam seroja  Wonosobo
gotong royong membuat akses jalan wisata dan jalan pertanian 

Dalam perjalanannya, organisasi Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di bentuk untuk dapat mengakomodir kegiatan Wisata Alam Seroja, diketuai oleh Pak Zaenal,  Pokdarwis Putra Seroja Desa Tlogo berjalan. Salutnya dalam melaksanakan semua kegiatan ini perencanaan dan aturan dibuat terlebih dahulu sebelum dilaksanakan, itu adalah sebuah peristiwa yang sangat berkesan bagiku sebab mereka mampu mengendalikan diri membedakan keinginan dan kebutuhan.

Banyak kenangan yang kuukir disana termasuk gagal mengadakan acara tahun baru, "Camping Bersama di Wisata Alam Seroja dengan 1000 Cahaya". hahahaha.... Sebenarnya tidak gagal-gagal amat, aku sukses membawa anak istri camping disana pada malam tahun baru itu, yang lebih asik lagi temanku si Hasan juga terprovokasi untuk ikut menginap di Wisata Alam Seroja.

wisata alam seroja  Wonosobo
menghabiskan malam tahun baru di wisata alam seroja, doc.  2017

Berkenalan Dengan Teman Yang Sevisi di Wisata Alam Seroja

Tak mudah memang membangun sebuah impian, harus jatuh bangun agar kita kuat, harus banyak gagal agar kita bisa terus belajar, harus banyak menambah teman agar beban menjadi ringan dan itu yang akhirnya membawa perkenalanku pada sejumlah nama yang bukan warga Desa Tlogo. 

Wiranto, Anak kampung depan terminal Mendolo ini lewat akun instagramnya yang berlabel Utrezz mengabadikan foto foto eksotis Wisata Alam Seroja sembari mengajarkan teknik fotografi kepada pemuda setempat.  alat alakadarnya seperti kamera Smartphone ,dasarnya Utrezz ingin memaksimalkan peralatan yang ada hingga hasilnya  maksimal.

Ardi, kisahnya agak misterius yang  jelas dia foto fotonya keren hehehe.. sama halnya dengan Utrezz mengajarkan teknik foto kepada pemuda setempat, di akun instagramnya Ardi berlabel Mono kurowo. Eh ..  bukan  hanya kepada warga,  aku juga belajar beberapa teknik foto kepadanya karena untuk fotografi aku juga baru belajar.

Ya!!! bagiku dua orang itu yang paling berkesan selama perjalanan di Wisata Alam  Seroja, kini telor-telor fotrogafer telah pecah, Wisata Alam Seroja  menghasilkan fotografer handal seperti Fadol, Gonjer , Liem, Atep dan sejumlah nama yang aku tidak sebutkan namanya pada kesempatan  ini. Wisata Alam Seroja kini siap bersaing dengan Wisata Alam lainnya, menambah daftar wisata yang layak dikunjungi oleh wisatawan segala usia.

wisata alam seroja  Wonosobo
Mencari spot foto,  "Utrezz"  pegang kamera 

Wisata Kulinernya juga Layak di Coba

Seperti halnya tempat wisata lainnya yang mempunyai andalan di sisi kuliner seperti Brem untuk Wisat Bali atau Wisata Malang, Peyem untuk Wisata Bandung,  di Wisata Alam Seroja juga ada Ketepok makanan yang dibuat dari bahan dasar talas dan dibuat semacam bergedel dengan cocol sambal ini juga patut dicoba,  meski begitu perlu pemesanan khusus karena tidak tersedia setiap saat makanan khas itu ada di lokasi wisata.

wisata alam seroja  Wonosobo
Keripik daun labu Siam
Karena Desa Tlogo merupakan  salah satu penghasil labu siam yang melimpah, warga setempat memanfaatkan kelebihan hasil panenannya dengan membuat olahan makanan berbahan dasar labu seperti keripik sayur daun labu siam, sementara buah labunya di buat dodol labu siam, memang belum sempurna dan masih banyak yang harus diperbaiki, namun layak kita coba untuk mendukung peningkatan ekonomi lokal dan UMKM warga setempat.

Sebenarnya banyak yang ingin kuceritakan tentang Wisata Alam Seroja,  nanti pada satu waktu akan kutulis kembali hal-hal mengenai tempat wisata ini dengan tema yang lainnya, karena mengukir kenangan di  Wisata Alam Seroja adalah sebuah kenangan yang sangat berkesan,  menambah kawan, saudara baik suka dan duka.  

Senin, 15 Oktober 2018

Terkadang finansial yang cekak membuat patah semangat saat keadaan benar-benar sulit, jangankan untuk kebutuhan pengembangan usaha, untuk kebutuhan dapur rumah saja setengah mati mencukupinya, kini usaha berlahan mulai sedikit menuai hasil, pikirku kenapa tidak mulai belajar tentang berinvestasi, hanya saja investasi semacam apa aku masih bingung karena belum paham ilmunya. Untungnya, Minggu (30-10-2018) aku mendapat kesempatan untuk belajar bareng Reksa Dana Manulife di kantornya di Jalan Pandanaran, Semarang. Apa saja yang aku pelajari, dan apakah acara Kopdar Investarian itu bisa membuatku mengerti soal dunia finansial dan investasi? kepoin yuk!

Kopdar Reksa Dana Manulife

Pengalaman Ikut Kopdar Reksa Dana Manulife Untuk Pertama Kali

Belakangan ini sedang merintis usaha di media online, tahun tahun sulit untuk mewujudkan mimpi membuat portal berita di media online menguras tenaga, pikiran, waktu dan finansial yang tidak sedikit untuk operasionalnya, lalu berlahan usaha mulai membuahkan hasil meski sedikit, pertanyaan selanjutnya pernah tidak sih kalian merasa susah banget nyisihkan uang untuk ditabung dan berinvestasi?

Kalau aku jelas sangat kesulitan. Ceritanya bukan soal tidak ada niat untuk menabung, tapi kadang tabungan seakan jadi talang air yang isi rekeningnya hanya ,  lewat begitu saja hahahaha... hasilnya rekeningnya selalu limit atau mengalir entah kemana.

Kopdar Reksa Dana Manulife

Saat Kopdar Investarian bersama Manulife kemarin sempat diadakan polling, aku jadi penasaran pengin tahu apakah teman-teman lain mengalami hal yang sama juga atau tidak? Saat pertama ditanya soal keadaan keuangan masing-masing saat ini. Sebagian besar sih, menjawab kalau sudah bisa nabung meski sedikit, sebagian yang lain kondisi keuangannya pas-pasan ama sepertiku.

Di Kopdar Investarian ini, aku jadi mulai memahami bahwa menyisihkan uang untuk ditabung itu bagus, namun bila kita ingin tabungan kita berkembang maka kita perlu belajar berinvestasi. Kenapa kita perlu berinvestasi? Masing-masing orang pasti punya tujuan investasi yang berbeda-beda. Kalau aku jelas ingin mewujudkan cita-cita mengelola sebuah perusahan media online, kesannya ambisi pribadi sih, tapi sebenarnya aku ingin meninggalkan warisan aset yang terus berkembang untuk anak-anakku kelak.

Pas banget, hari itu Pak Legowo selaku Presdir dari Manulife Asset Management turun langsung untuk membukakan mata kita soal yang namanya inflasi. Awalnya sebagian dari kita mungkin berpikir kalau inflasi ini urusannya negara, tapi waktu dijelaskan soal analogi harga ayam goreng, langsung mulai paham bahwa inflasi yang di isukan kurang dari 4% itu, aslinya jauh lebih tinggi dari itu.

Ini ilustrasinya.

Tahun 1998 harga ayam goreng masih 2500,-. Dua puluh tahun kemudian harganya menjadi 20.000,-. Naiknya berapa persen coba? Itu baru soal ayam goreng, belum biaya hidup lainnya, misalnya pendidikan anak. Nah, inflasi inilah yang sebenarnya diam-diam mengerogoti daya beli kita. Gaji yang kita terima mungkin naik, namun harga barang-barang juga naik, sehingga membuat daya beli kita yang turun, jadi ingat kata-kata yang sering diucap temanteman buruh, "jaman dulu budak tidak digaji tapi diberi makan, sekarang buruh digaji tapi hanya cukup untuk makan" duh..

Kopdar Reksa Dana Manulife

Setelah buka-bukaan tentang fakta tersebut, aku mulai paham kalau sebenernya caraku mengelola keuangan selama ini belum sesuai dengan pengeluaran dan kebutuhan di masa depan. Disinilah kenapa kita harus mulai belajar melakukan investasi. Lalu investasi seperti apa yang bisa membuat kita semangat menabung?

Sejak dahulu sudah sering mendengar bila ingin melakukan investasi, hanya saja sebenarnya Reksa Dana itu apa, kan aku sama sekali tidak paham, jangan-jangan macam MLM, ah anti aku kalo membahas itu.

Semuanya masih tanda tanya sampai saat awal Kopdar, dan ternyata reksadana beda loh dengan MLM. Sama juga dengan Manulife, ada yang bergerak di bidang asuransi, yaitu Asuransi Jiwa Manulife, dan ada yang bergerak dibidang Asset Management, yaitu MAMI atau Manulife Asset Management Indonesia. Nah, Reksa Dana itu ada di bawahnya MAMI.

Terus Reksa Dana itu apa?

Reksa Dana itu program investasi yang menggabungkan modal dari banyak investor, dan berinvestasi pada beragam instrumen, serta dikelola secara profesional oleh perusahaan pengelola aset atau manajer invesatsi. Ibaratnya gini, satu kelas ngumpulin uang. Dikumpulin ke ketua kelas untuk kemudian dikelola supaya uangnya berkembang.

Lalu bagaimana caranya berkembang?
Uang yang sudah terkumpul tadi bakal diinvestasikan ke Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, atau Reksadana Saham. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Termasuk tingkat resikonya juga.

Apa kelebihan saat kita melakukan investasi dengan Reksa Dana Manulife dengan yang lainnya?

Sebelum kita membahasnya kita harus paham terlebih dahulu apa yang harus dipahami mengenai investasi seperti berikut;
  1. Modal yang diperlukan apa? 
  2. potensi hasilnya bagaimana? 
  3. likuiditasnya apakah mudah? 
  4. Modal yang diperlukan itu bisa berupa dana minimal, kapan waktu untuk mengelolanya, juga pengetahuannya. 
Sebagian teman-teman blogger yang hadir di Kopdar Investarian inikan sudah menabung. Kita ambil contoh yang nabungnya pakai emas. Untuk modalnya hanya cukup ada dana untuk beli emas saja. Sayangnya, nabung emas itu hanya berpotensi mengamankan harga saja meski sebenarnya hasilnya tidak bisa mengalahkan laju inflasi. Kalau untuk likuiditasnya bolehlah.

Jenis Reksa dana juga bermacam-macam :

  1. Reksa Dana Pasar Uang yang seluruhnya instrumen diletakkan di pasar uang. Potensi hasil & fluktuasi cenderung stabil. 
  2. Reksa Dana Pendapatan Tetap : penempatan minimal 80% pada obligasi. Potensi hasil & fluktuasi rendah. 
  3. Reksa Dana Campuran : porsi obligasi dan saham lebih imbang. Potensi hasil & fluktuasi sedang. 
  4. Reksa Dana Saham : minimal penempatan dana 80% saham. Potensi hasil & fluktuasi tinggi. 
Di Kopar Investarian yang pertama ini, Pak Legowo memfokuskan tentang Reksa Dana Pasar Uang, yang cocok bagi pemula dan yang ingin mencoba-coba tentang investasi. Kelebihan Reksa Dana jenis ini adalah Stabil. Tolak ukurnya dari bunga deposito 1 bulan, beli dan bisa dicairkan kapan aja, lebih menariknya investasi minimal hanya 10 ribu rupiah saja.

Kopdar Reksa Dana Manulife

Kelebihan Reksa Dana sendiri antara lain :

  1. Fleksibel
  2. Likuid
  3. Aman 
  4. Bebas Pajak
  5. Terjangkau 
Agak terang nih tentang Reksa Dana, trus meh piye? halah malah logat Semarangan.Simpelnya sih gini, ketika kita sudah punya dana khusus, maka kita bisa membeli unit, atau yang dinamakan dengan Subscription. Sejumlah unit reksa dana tersebut nanti akan diinvestasikan misalnya ke pasar uang hingga berkembang, lalu bila kita membutuhkan dana tersebut, maka kita bisa melakukan penarikan atau redemption.

Pertanyaan selanjutnya belinya kemana, siapa yang akan jadi manajer investasi dari dana kita, nanti kalau mau ngambil gimana?Slow dulu... Inilah gunanya kita ikut kopdar dan mengenal Reksa Dana Manulife. Jadi, secara sederhananya bisa dikatakan sama bila kita buka akun rekening, bedanya kita bisa buka akun sendiri di sini. www.KlikMami.com Coba deh, buka dan ikuti langkah-langkahnya. Tentang MAMI ini, Mas Surya juga memberikan penjelasan yang bikin saya paham kenapa orang-orang merekomendasikan Manulife untuk berinvestasi.

Pertama, Manulife tetap survive meski Indonesia sempat mengalami krismon di tahun 1998. Jadi Manulife Asset Managemebt sendiri sudah ada di Indonesia selama 19 tahun. Dana kelolaannya saat ini sudah mencapai 67 Triliun. Itu artinya dia dipercaya banyak nasabah, dong. Selain itu, Manulife masuk TOP 3 manajer investasi terbesar di Indonesia, dan selama 4 tahun terakhir ini sudah mendapatkan 35 penghargaan.

Dengan data-data tersebut aku jadi semakin yakin untuk belajar berinvestasi bersama Reksa Dana Manulife. Kalian bagaimana, sudah mulai belajar berinvestasi belum?


Informasi Lebih Lanjut :
Facebook : @reksa.dana.manulife
Instagram : @reksa.dana.manulife
Twitter : @ManulifeRD

Jumat, 31 Agustus 2018

Memburu Konten dengan Asik Tanpa Toxic, - Asik tanpa toxid dalam hari-hari kesibukan sebagai jurnalis yang juga pemburu konten untuk personal blog cukup menyenangkan, karena Gaya hidup tidak sehat terkadang membuat pikiran maupun tubuh yang lelah tidak mau berkompromi sehingga tidak menghasilkan karya yang maksimal

Gaya hidup tidak sehat
tak semua tempat hijau bebas polusi,  sebab musim kemarau hampir semua tempat berdebu jadi tak ada salahnya jaga kesehatan

Memburu Konten dengan Asik Tanpa Toxic

Bulan Juli hingga Agustus adalah hari dimana agenda Event penuh,  undangan untuk berbagai kegiatan sangat rapat dan padat tanpa jeda,  seperti biasa aku tak kuasa untuk menolak,  jadilah tubuh  serta pikiranku serasa berat karna terlalu lelah..  

Sebagai pencari berita sekaligus pengelola portal berita online memang sangat luar biasa tantangannya, belum lagi harus dipaksa rajin mengisi konten personal blog,  butuh energi dan fokus yang luar biasa.

Ya, memang profesi yang kupilih  agak nyleneh  bagi sebagian orang,  orang hanya melihatku  sering keluyuran pagi dan sore hingga terkadang malam hari,  sesekali tak pulang juga beberapa hari karena harus mencari konten ke luar kota. 

Musim kemarau di bulan  Juli sampai Agustus yang sangat panas dan berdebu, menambah racun di dalam tubuh semakin menumpuk,  belum lagi asap kendaraan yang lalu lalang dijalankan menambah tubuh jauh dari kata sehat, karena terkadang aku lebih memilih kendaraan umum untuk beberapa misiku dalam mencari konten tak pelak debu dan aroma lain menempel manis ditubuh dan pakaianku.

Saat tak sengaja, masuk ke mini market  mencari pelepas dahaga,  kulihat disudut coller ada NATSBEE Honey Lemon dari pokka, dengan pertimbangan produk baru aku mengambilnya. atas saran kasir minimarket tersebut aku ambil 2 botol dengan pertimbangan dapat kotring  2000 hahahaha...
Gaya hidup tidak sehat
beli dua kotring Rp. 2.000, pernah sekali waktu beli 2 gratis 2 ( dapatnya 4)

Terkadang terdengar konyol ya alasan untuk membeli sesuatu,  namun untuk NATSBEE Honey Lemon aku membeli berdasar manfaat yang kudapat dilapangan setelahnya, dan semenjak itu selalu kusertakan disetiap liputan atau pencarian konten personal blogku, dengan kandungan Vitamin C yang terkandung didalamnya,  aku tak lagi takut badan serasa berat karena racun menumpuk didalam tubuhku, sesekali kubagikan juga pada beberapa teman NATSBEE Honey Lemon yang kubawa.

Konsentrasi tinggi selalu diperlukan dalam setiap langkah langkah yang kulakukan,  tapi siapa yang dapat menjamin bahwa setiap saat kita bisa melakukan konsentrasi penuh? saat racun tubuh menumpuk bercampur debu dan asap bisakah tetap menjaga konsentrasi?

Sekarang kujawab bisa setelah berkenalan dengan NATSBEE Honey Lemon, Minuman Madu Lemon dengan kandungan Vitamin C, produk dari POKKA.ID .  Gaya hidup  tidak sehat khas jalanan yang tidak memprioritaskan kebersihan jelas sangat terbantu dengan produk satu ini.

Pergi dengan naik Bus umum dari kota ke kota, mencari konten tempat wisata di  boyolali,  Kendal,  Blora, Salatiga,  Semarang,  Ungaran,  Dieng, Magelang atau tempat lainnya kini menjadi tak masalah,  bahkan dengan waktu yang sangat sempit tulisan ini kuselesaikan dipinggir jalan raya sudut kota Jogjakarta,  hahahaha....


Gaya hidup tidak sehat
dalam angkot yang penuh sesak, berjejal dengan bermacam macam orang,  berbagai macam tingkah polah dan bau badan yang beraneka warna tentu akan mengakibatkan menurunnya mood saat menuju lokasi tujuan. 

Gaya hidup tidak sehat
ekstrimnya suhu udara Dieng yang mencapai - 4°C tak menurunkan niat untuk berburu konten dan foto acara Dieng Culture Festival. Sayangnya minimarket yang ada di area Dieng, tidak ada stock lebih untuk NATSBEE Honey Lemon. 
Gaya hidup tidak sehat
fokus sekarang tak lagi masalah dimanapun aku berada, sembari mengisi perut yang kosong di pinggir Jalan pun kegiatan menulis tetap bisa kujalankan hanya bermodal android.   
Kini hariku lebih bersemangat bersama NATSBEE Honey Lemon, stress, polusi lewat tanpa harus takut terkena dampaknya. kini aku bisa ikut mengatakan  betapa AsikTanpaToxic, saat melakukan kegiatan dilapangan ataupun diruang kerjaku yang beratap langit...


Follow Us @satumenit